Mohon tunggu, sedang memuat informasi tentang Obat Sakit Kepala Bagian 2...

Obat Sakit Kepala Bagian 2

Obat Sakit Kepala – Karena terlalu banyaknya materi dan bahan yang akan saya review, maka dari itu saya akan melanjutkan pembahasan mengenai obat sakit kepala ini di postingan yang sekarang dengan judul obat sakit kepala bagian 2.

Apabila anda ingin mengetahui sedari awal jenis-jenis obat sakit kepala, Anda bisa membacanya di postingan sebelumnya dengan judul yang sama yaitu obat sakit kepala untuk mengetahui lebih jelasnya dan juga lengkap serta berkesinambungan.

Jenis-Jenis Obat Sakit Kepala

Beberapa Jenis Obat Sakit Kepala

Pembahasan kali ini masih tetap seperti yang kemaren yaitu tentang obat sakit kepala yang paling banyak dipilih dan dikonsumsi oleh masyarakat. Jadi artikel ini adalah artikel terusan dari artikel obat sakit kepala sebelumnya. Waduh kata-katanya koq kayaknya diulang-ulang terus ya? Hehehehe… Oke, dari pada pembahasan semakin ga jelas mending langsung aja ke poin utamanya ya.

Jenis obat sakit kepala bagian 2, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Obat sakit kepala Neuralgin
    • Jenis : Tablet, PT. Kalbe Farma
    • Indikasi : Meringankan nyeri dari sakit kepala, nyeri otot, sakit gigi, nyeri haid, dan sakit kepala pada migrain.
    • Kontra indikasi :
      • Hipersensitif pada anti-inflamasi non steroid (AINS) dan ibuprofen atau paracetamol serta caffeine.
      • Penderita dengan gangguan tukak lambung dan usus 12 jari (ulkus peptikum) yang berat serta aktif.
      • Penderita yang bila mengkonsumsi obat AINS (anti-inflamasi non steroid) lainnya dan acetosal akan menimbulkan gejala urtikana atau selesma (rinitis), dan asma.
      • Wanita yang sedang hamil 3 bulan terakhir.
    • Komposisi : Setiap tablet dari obat sakit kepala ini mengandung :
      • Caffeine 50 mg
      • Paracetamol 350 mg
      • Ibuprofen 200 mg
    • Cara kerja : Ibuprofen adalah obat analgetik, anti-inflamasi non steroid (AINS), dan juga antipiretik. Sedangkan paracetamolnya bekerja secara analgesik-antipiretik. AINS pada ibuprofen nya memberikan efek analgetik (menghilangkan nyeri), anti-inflamasi (mengurangi peradangan), dan antipiretik (menghilangkan demam).
    • Efek Samping : Umumnya sebagian orang akan mengalami gangguan pada saluran pencernaan yakni muntah dan mual. Selain itu dapat mengakibatkan kemerahan di kulit, limfopenia, trobositopenia, nyeri ulu hati, dll. Berakibat juga terhadap reaksi hipersensitifitas, terutama kepada penderita yang memiliki riwayat asma atau bisa juga terhadap reaksi golongan anti-inflamasi non steroid (AINS).
      Menggunakan jenis obat sakit kepala ini dalam jangka waktu lama serta dalam jumlah dosis besar dapat mengalami kerusakan fungsi hati. Bagi yang menggunakannya bersama minuman beralkohol dapat mengakibatkan rusaknya fungsi hati. Tidak hanya itu saja, menurunnya ketajaman penglihatan dan akan mengalami kesulitan dalam membedakan warna dapat dialami. Tetapi gejala-gejala tersebut dapat menghilang setelah pemakaiannya dihentikan.
    • “PERHATIAN”
      Hati-hati penggunaan obat sakit kepala ini bagi penderita tukak lambung dan pendarahan saluran cerna yang masih aktif atau memeiliki riwayat demikian, penderita gejala penyakit hati dan ginjal yang berat, bagi wanita hamil tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini terutama kehamilan di usia lanjut, tidak dianjurkan untuk wanita yang sedang menyusui, penderita ketergantungan alkohol, gagal jantung, hipertensi, atau penyakit lain yang mengakibatkan retensi cairan tubuh, asma, lupus eritomatosus sistemik, ganguan pembekuan darah.
      Bila penderita tukak lambung atau pendarahan pada saluran cerna ingin menggunakan obat ini, sebaiknya dilakukan sesudah makan.
      Selama mengkonsumsi jenis obat sakit kepala ini, hindari juga memakai obat yang memiliki kandungan seperti acetosal, ibuprofen, paracetamol, antikuogulan golongan Warfarin.
      Jika rasa sakit belum menghilang lebih dari 5 hari, sebaiknya hubungi segera dokter atau klinik kesehatan terdekat.
    • Interaksi obat :
      • Pemberian ibuprofen disertai methotrexate ataukah litium sebaiknya harus dilakukan dengan sangat hati-hati, penderita juga harus mendapat pengawasan ekstra ketat terhadap gejala timbulnya toksik dari litium atau methotrexate.
      • Risiko terjadi efek samping yang ditimbulkan oleh toksik dari paracetamol dapat meningkat tinggi jika diberikan bersama obat yang memiliki sifat toksik pada hati (hepatotoksik).
    • “Simpan obat sakit kepala ini di bawah 30 derajat celsius”.
  • Obat sakit kepala Oskadon Tablet
    • Jenis : Tablet, PT. Supra Ferbindo
    • Indikasi : Membantu menghilangkan rasa sakit kepala, pening, pusing, nyeri haid, nyeri otot, sakit gigi. Selain itu jenis obat kepala yang satu ini juga dapat menurunkan demam yang terjadi akibat masuk angin serta influenza.
    • Kontra indikasi : Tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita nekrosis ginjal ataupun hati.
    • Deskripsi (penjelasan) : Obat jenis ini adalah perpaduan seimbang dari caffeine dan juga paracetamol. Caffeine memperkuat serta menunjang bagi paracetamol. Sedangkan paracetamol adalah analgetik dan juga sekaligus antipiretik nya yang sangat efektif dibandingkan analgetik lainnya.
  • Obat sakit kepala Paramex
    • Jenis : Tablet, PT. Konimex
    • Indikasi : Membantu meringankan sakit gigi dan juga sakit kepala.
    • Kontra indikasi :
      • Penderita yang peka terhadap salah satu komponen dari obat ini
      • Penderita dengan gangguan pada fungsi hati
  • Deskripsi (penjelasan) : Kombinasi dari paracetamol dan propifenazon nya akan mengkuatkan manfaat analgesik atau meringankan rasa sakit yang diderita.
  • Obat sakit kepala Saridon
    • Jenis : Tablet, PT. Bayer Indonesia
    • Indikasi : Obat sakit kepala ini membantu meringankan sakit gigi dan sakit kepala.
    • Kontra indikasi :
      • Penderita hipersensitif terhadap salah satu komposisi obat ini
      • Penderita yang mengalami gangguan pada fungsi hati dengan kategori berat
    • Komposisi setiap tabletnya mengandung :
      • Caffeine 50 mg
      • Paracetamol 250 mg
      • Propifenazon 150 mg
    • Cara kerja : Paracetamol berkhasiat sebagai penghilang rasa nyeri dalam jangka yang cukup lama. Paracetamol juga dipercaya mampu menekan penghasilan prostaglandin yang terdapat pada otak dan berguna untuk mengatasi rasa sakit.
      Propifenazon mempunyai reaksi cepat untuk meredakan sakit sakit. Propifenazon merupakan obat yang termasuk golongan anti-inflamasi on steroid. Bahan aktifnya memiliki reaksi analgesik yang berkhasiat menghambat sintesa prostaglandin. Efek antipiretiknya mampu mengontrol suhu panas yang berada di otak. Bahan aktif ini juga berpengaruh guna mengatasi demam serta menormalkan rasa sakit.
      Caffeine memiliki reaksi analgesik. Dilihat dari sinergis yang bila dikombinasikan bersama analgesik lainnya. Pemakaian caffeine akan meningkatkan kemampuan analgetik dan kemungkinan penggunaan sekitar 40% dosisnya lebih rendah dengan efek menghilangkan rasa sakit.
    • Aturan pakai :
      • Anak umur 6-12 tahun : 1/2-1 tablet
      • Dewasa : 1-2 tablet
      • Obat sakit kepala ini dapat digunakan 3 tablet x 1 hari sesudah makan.
      • “PERINGATAN” : Berhati-hatilah jika digunakan oleh anak usia sekolah dini, ketergantungan terhadap minuman beralkohol, dan wanita hamil.
    • Efek samping : Alergi, merah di kulit, dan sesak nafas.

Demikian informasi mengenai beberapa jenis obat sakit kepala yang tentu saja banyak kita jumpai keberadaannya di sekitar anda. Apotek, klinik kesehatan, warung sebelah rumah anda adalah tempat dimana produk-produk tersebut dijajakan untuk digunakan bagi orang yang memerlukannya. Perlu Anda ketahui sebelumnya bahwa tidak semua obat sakit kepala diatas cocok untuk sakit kepala Anda. Ada beberapa obat sakit kepala yang tidak cocok untuk sebagian penyakit, diantaranya adalah obat sakit kepala sebelah hanya bisa diobati oleh obat sakit kepala untuk migrain.

Apabila Anda sedang mencari obat sakit kepala tradisional, kami akan mencoba mencari dan memberikan informasinya kepada Anda secepatnya. Semoga bermanfaat dan semoga anda lebih bijak serta waspada terhadap penggunaan obat sakit kepala tersebut.

— Obat Sakit Kepala Bagian 2 —

Tags: